Enaknya Hidup Tanpa Sembelit

Waspadalah terhadap semeblit

SEMBELIT BISA DI CEGAH

Sembelit bisa menyerang siapa sajaSalah satu kebutuhan hidup manusia selain makan, minum dan tidur. Ada satu kebiasaan manusia yang harus dilakukan. Apakah itu? Yup Buang Air Besar atau biasa disebut BAB. Setiap orang pasti melakukan ini. Ada yang satu hari sekali, dua hari sekali, atau bahkan mungkin ada yang seminggu sekali.

Normalnya BAB adalah sehari sekali, bila lebih dari satu hari BAB tetap susah keluar, inilah yang disebut sembelit. Sembelit atau konstipasi adalah keadaan tertahannya feses (tinja) dalam usus besar pada waktu cukup lama karena kesulitan pengeluarannya. Hal itu terjadi karena lemahnya atau tidak adanya gerakan peristaltic pada usus besar. Akibatnya, timbul perasaan tidak enak dan buang air besar yang tidak teratur.

Tak hanya kita yang orang biasa, banyak seleb kita yang merasakan hal itu. Seperti Kris Dayanti, Ulfa, Hillary Clinton, Emma Waroka, bahkan Istri pesepak bola David Beckham pernah merancang gaun yang digunakan berlama-lama di toilet (Sembelit).

Secara klinis, sembelit (konstipasi) adalah dijumpainya faeces dalam jumlah banyak yang menumpuk di rektum atau di kolon bagian bawah atau di sigmoid (colon yang membentuk seperti huruf S di perut bagian kiri bawah). *karenanya seorang dokter akan meriksa dengan menekan perut kiri bawah pada penderita yang mengeluh sembelit, untuk memastikan ada tidaknya deposito faeces*

Tanda-tanda sembelit

Seorang dikatakan mengalami sembelit jika

  1. Frekuensi BAB lebih jarang dari biasanya

  2. Faces yang keras … *mringkil-mringkil*

  3. Mgeluarinnya penuh perjuangan sampe wajah memerah

Macam – Macam Sembelit

  1. Sembelit yang terjadi mendadak.

  2. Sembelit yang berat dan bertambah buruk.

  3. Sembelit yang disertai dengan turunnya berat badan dan tidak ada perubahan dengan penanganan yang sederhana seperti banyak makan serat, banyak minum dan lain sebagainya.

  4. Sembelit yang terjadi lebih dari 3 minggu.

  5. Sembelit yang disertai keluhan demam, lemas atau adanya darah pada feses.
    Maka sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter. Jangan menggunakan pencahar tanpa pengawasan atau berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Penyebab Sembelit

Pada dasarnya, penyebab timbulnya sembelit adalah hal-hal yang menyebabkan (a) peningkatan absorbsi di colon (usus besar) dan (b) penurunan gerakan usus.

embelit biasanya terjadi karena kebiasaan hidup yang salah. Kebiasaan salah itu misalnya makan sekadarnya, terburu-buru, dan tidak teratur waktunya. Tidak cukup minum juga dapat menjadi penyebab. Pasalnya, manusia normal perlu minum enam sampai delapan gelas air setiap hari. Biasa tidak buang air besar secara teratur pada saat yang sama.

Dengan olahraga ringan yang teratur akan menyebabkan feses memiliki wujud yang baik, sehingga mudah keluar. Sebaliknya, jika feses itu tinggal terlalu lama dalam usus besar akan menjadi keras dan kering.

  1. Gaya Hidup Tidak Teratur
  2. Tidak berolahraga secara teratur – yang ringan sekalipun
  3. Seringnya menggunakan obat perncahar jika mendapat gangguan buang air besar.

  4. Orang cenderung mengabaikan sinyal tubu berupa sembelit yang semula masih bersifat ringan. Sampai akhirnya, kelompok tersebut menganggap sembelit merupakan bagian dari kebiasaan diri mereka. Nah, apabila pola yang demikian itu sudah melekat, maka sifat mengabaikan sesuatu ini akhirnya menyebabkan kurangnya kepekaan terhadap gangguan kesehatan yang dialami.
    Tak jarang, sembelit tersebut berkembang menjadi gangguan kesehatan kronis. Celakanya, pada saat itu penderita sudah tidak lagi melihat bahwa penyebab utama yang sebenarnya adalah kebiasaan hidup yang salah.

  5. Kurangnya asupan serat pada makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

  6. Kurangnya aktifitas fisik, terutama pada usia lanjut.

  7. Obat-obat tertentu (obat golongan narkotika, antasid yang mengandung aluminium dan kalsium, antihipertensi golongan penghambat kalsium, obat anti Parkinson, antispasmodik, anti depresan, suplemen Fe, diuretik, antikonvulsan)

  8. Intoleransi susu

  9. Penyakit-penyakit dan gangguan pada usus besar.

  10. Kehamilan, usia lanjut dan dalam perjalanan.

  11. Pemakaian pencahar yang berlebihan.

  12. Kebiasaan menahan BAB.

  13. Dehidrasi.

  14. Penyakit tertentu, terutama stroke.

  15. Gangguan fungsional pada usus.

Tips Atasi Sembelit

Yang terpenting adalah mengusahakan agar feses (kotoran) dapat keluar dengan lancar. Agar dapat keluar dengan lancar maka feses tersebut harus lembek, konsistensinya tidak keras dan adanya massa feses yang cukup besar. Caranya, yaitu dengan mengkonsumsi banyak serat sebanyak 20-35 gram sehari, banyak minum dan berolahraga.

Mencegah sembelit

  1. Jangan menunda-nunda buang air besar.

  2. Konsumsi banyak cairan, sekurangnya 8 gelas sehari. Cairan disini dapat berupa air putih, sari buah, sup, teh dan lain sebagainya.

  3. Buang air besar secara rutin, dengan waktu yang tetap misalnya saat mandi pagi.

  4. Berolahraga atau aktif bergerak.

  5. Jangan sering-sering menggunakan pencahar untuk membantu keluarnya feses.

  6. Mengompres perut dengan air hangat karena kehangatan akan merangsang peristaltic. Cara itu tentu lebih baik ketimbang kebiasaan menggunakan obat pencahar.

    Oktober 18, 2009 - Posted by | Tips Atasi Sembelit

    Sorry, the comment form is closed at this time.

    %d blogger menyukai ini: