Enaknya Hidup Tanpa Sembelit

Waspadalah terhadap semeblit

Aura Kasih

CEBOK DENGAN TISSUE

 (Ihwal Istinja’ dg tissue)

Yang lumrah untuk membersihkan kotoran  (istinja’) adalah air. Tetapi di sejumlah tempat kini terkadang hanya menyediakan tissue saja sebagai pengganti air. Bagaimana menurut Islam?

Bersuci tentu saja yang akrab dan biasa kita praktekan sehari-hari adalah menggunakan air. Karena kurang lazim rasanya kita bersuci menggunakan media lain, seperti denggan tissue, batu atau sebangsanya. Namun di zaman kini, tempat-tempat seperti Mal, kereta, pesawat, hotel dan tempat-tempat lain terkadang tissuelah yang disediakan untuk membersihkan kotoran.Meski materinya berbeda, namun tissue diharapkan punya fungsi yg sama. Yaitu membersihkan kotoran yang keluar dari pantat (dubur) orang.

Dalam konteks islam, menghilangkan kotoran/najis dari pantat adalah suatu keharusan guna sahnya ibadah seorang muslimah. Jika tidak dibersihkan, maka ibadah yang mewajibkan suci tiada gunanya.

Istijmar (Cebok dengan Tissue)

Dalam berbagai literatur, Istinja’ tidak harus dengan air. Melainkan benda padat bahkan bisa dengan menggabungkan keduanya. Teks asli yang kita temukan penggunaan benda padat seagai media pembersiah adalah batu. Yang biasanya disebut ISTIJMAR.

Sumber

Hadist Nabi SAW.

Aisyah ra pernah berkata bahwa Rasulluah SAW pernah bersabda :

Bila kamu pergi ke tempat buang air (WC), maka bawalah batu sebanyak 3 buah untuk membersihkan. Dan cukuplah batu itu untuk membersihkanya” (HR Ahmad Nasai, Abu Daud, ad-Daruquthuni dengan sanad shahih).

Yang dimaksud batu itu menurut ulama fiqih adalah “Setiap benda keras, suci dan kesat, seperti kayu, tembikar dan lain sebagainaya”.

Jumlah Batu

Adabeberapa ulama yang berbeda pendapat soal apakah harus tiga atau tidak?

Madhzap Hanafi dan Maliki, menyebut bahwa 3 buah batu bukanlah kewajiban. Tetapi hanya sunah. Artinya bila tidak sampai 3 buah tapi sudah bersih, maka sudah cukup. Dasarnya adalah sabda Rasulluah SAW “Siapa yg beristijmar, maka lakukanlah dengan hitingan ganjil. Siapa yg melakukan demikian itulah yg paling baik. Dan jika tidak dilakukan maka tidak ada salahnya”. (HR. Abu Daud, Ahmad bin Hambal al-Baihaqi, Ibnu Hibban dar Abu Hurairah).

Madzhap Syafi’I dan Hambali, mengatakan wajib tiga (boleh 3 buah batu, atau tiga helai kertas, atau 3 buah yg lainya) dan harus suci. Bila 3 batu belum bersih, maka dapat diteruskan dengan empat batu,limabatu dan seterusnya. Hal ini di perjelas dengan hadist yang diriwayatkan Ibnu Masud, yang diminta oleh Nabi SAW untuk mengambilkan tiga buah batu. Namun Ibnu Mas’ud tidak menemukan ketiganya. Lalu dia mengambil kotoran keledai yang keras dan kering. Lalu beliau mengambil 2 batu itu dan membuang kotoran keledai dan bersabda : “Ini adalah najis”. (HR Bukhari).

Ulama Kontemporer.

Dalam kondisi biasa, Benda padat (Batu, Tisue atau kertas) dapat digunakan untuk ber istinja’ dengan sempurna. Apalagi dalam kondisi darurat seperti alergi, dingin atau sakit. Seperti firman Allah SWT “Allah memberikan kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu”. (QS Al Baqoroh, 185)

Yang terpenting memenuhi syarat. Antara lain :

–          Suci.

–          Membersihkan bekas tinja,

–          Tidak kasar (seperti batubata)

–          Tidak licin (kaca)

–          Bukan sesuatu yg bernilai (emas, perak, permata atau bahan pakaian tertentu)

–          Bukan suatu yg mengotori (debu, pasir, arang, abu).

–          Tidak melukai (paku, kawat, besi)

–          Bukan bahan makanan.

–          Bukan tulang.

–          Bukan kotoran hewan karena itu najis.

–          Najis yang keluar belum kering.

–          Ketika membersihkan tinja, tinja tidak melebar keanggota badan lain.

Namun beberapa ulama menempatkan istinja’ dengan Air lebih baik dari pada yang lain. Apalagi di Indonesia air sangat melimpah.

Kesimpulan : kertas dan tissue dapat di gunakan untuk istinja’. Namun ulama menyarankan sebaiknya selain tisue juga menggunakan air, agar istinja’ jadi sempurna.

Juli 23, 2011 - Posted by | Celeb Dalam Toilet | ,

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d blogger menyukai ini: