Enaknya Hidup Tanpa Sembelit

Waspadalah terhadap semeblit

Luna Maya Mules

Kapanlagi.com – Berbekal rasa percaya diri yang begitu tinggi, Luna Maya ikutan terjun sebagai sutradara. Ia pun dipercaya untuk mengerjakan salah satu skrip milik pemenang program LA Lights asal Surabaya dengan judul SUCI AND THE CITY. Namun, lantaran keasyikan membesut film, dara manis ini jadi lupa makan.

“Menyenangkan! Alhamdulillah aku gak ketemu kestresan saat aku syuting. Jadi saking semangatnya aku jadi lupa makan. Tapi ya memang awalnya stres juga sampai mikirin syuting bagaimana, stres juga karena semuanya ke gue, oke atau nggaknya gue yang menentukan gitu. Beban banget. Tapi setelah take pertama ya langsung,” kata Luna yang ditemui di lokasi syuting di Studio Alam, Depok I, Selasa (13/10) kemarin.

Ikon KapanLagi.com ini mengaku punya ilmu membesut film hanya dari lihat-lihat saja. Misalkan ia bertemu siapa pun sutradaranya, ia memperhatikan bagaimana sutradara itu men-direct. Setelah itu, ia mengembangkan lagi ilmu tersebut secara otodidak. Selain itu, dengan bekal menjadi aktris semuanya jadi lebih mudah.

“Ya kalau aku bisa lakuin semuanya kenapa nggak? Kan lingkupnya masih aku kerjain setiap hari. Aku kan dah cukup mengerti base-nya kalau lagi syuting, apa saja yang dibutuhkan. Jadi ilmu-ilmu setiap kali aku syuting sinetron atau film aku bawa ke sini,” terangnya.

“Ya pokoknya kalau ada kesempatan kenapa nggak karena mencoba sesuatu yang baru kita anggap sebagai belajar. Ya kita jadi orang yang mengetahui jadi value aja,” sambungnya.

Lalu, bagaimana pengalaman Luna ketika pertama kali bilang ‘action’ dengan statusnya sebagai sutradara? Ditanya begini, gadis yang hobi nge-blog ini langsung berbinar. “Seru banget! Awal-awal perut sempet mules, pengen pup mulu. Tapi lama-lama alhamdulillah, karena aku punya kru yang luar biasa dari asisten sutradara gue. Kru film gue sudah lama banget ketemunya dan aku sudah nyaman banget dan nyambung banget,” pungkas Luna

Sumber : kapanlagi.com

Maret 31, 2012 - Posted by | Wanita Dalam Toilet | , ,

Sorry, the comment form is closed at this time.

%d blogger menyukai ini: